Sabtu, 11 Juli 2026
Jumat, 22 Mei 2026
In House Training (IHT) Peningkatan Kompetensi Guru untuk Memperkuat Numerasi Murid SD Negeri Tattangoh 2 Pamekasan Tahun 2026
Guna mendongkrak kualitas pembelajaran, SD Negeri Tattangoh 2 Proppo, Pamekasan menggelar In House Training (IHT) Peningkatan Kompetensi Guru untuk Memperkuat Numerasi Murid Sekolah Dasar Negeri Tattangoh 2 Pamekasan Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa dan Rabu, 12–13 Mei 2026 ini, diikuti oleh seluruh jajaran dewan guru dengan tujuan menyelaraskan strategi mengajar agar kemampuan numerasi murid dapat meningkat secara signifikan.
Hadir sebagai narasumber utama, Bapak Akhmad Joice Ervandi, M.Pd., selaku Pengawas SD Kecamatan Proppo Pamekasan, yang menekankan pentingnya mengubah pola pikir bahwa numerasi bukan sekadar menghafal rumus, melainkan melatih murid bernalar kritis menggunakan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari. Melalui pelatihan interaktif dan sesi simulasi mengajar ini, pihak sekolah berharap para guru dapat lebih kreatif memanfaatkan media pembelajaran di sekitar lingkungan sekolah, sehingga matematika menjadi materi yang kontekstual dan menyenangkan bagi murid.
Selasa, 19 Mei 2026
Tingkatkan Digitalisasi, SDN Tattangoh 2 Proppo Gelar Workshop Aplikasi "e-Toles 2.0"
SD Negeri Tattangoh 2 Proppo, Pamekasan, menggelar Workshop Pembuatan Aplikasi Pemantau Literasi Siswa Berbasis Web bernama "e-Toles 2.0" pada Selasa–Rabu, 19–20 Mei 2026. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui digitalisasi pemantauan minat baca siswa.
Workshop ini menghadirkan pakar teknologi pembelajaran, Bapak H. M. Nasirullah, S.Si., S.Kom., M.Pd., sebagai narasumber. Beliau memandu langsung para peserta mulai dari pemahaman konsep sistem informasi literasi hingga praktik pengoperasian dasbor aplikasi agar siap diimplementasikan di sekolah.
Melalui inovasi aplikasi e-Toles ini, SDN Tattangoh 2 Proppo berkomitmen nyata dalam melakukan transformasi digital. Aplikasi ini diharapkan dapat memudahkan para pendidik dalam merekam dan mengevaluasi aktivitas literasi siswa secara real-time demi mencetak generasi yang lebih literat.
Putri Sholihah, Siswi SDN Tattangoh 2 Juarai Kategori Putri Kids Atletik O2SN Proppo
Prestasi membanggakan kembali diukir oleh dunia pendidikan di Kecamatan Proppo. Putri Sholihah, siswi berbakat dari SD Negeri Tattangoh 2 Proppo, sukses menyabet Juara 1 Kategori Putri pada cabang olahraga (cabor) Kids Atletik dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kecamatan Proppo yang digelar pada Rabu, 6 Mei 2026.
Kompetisi yang berlangsung sengit ini mempertemukan talenta-talenta muda terbaik dari berbagai sekolah dasar se-Kecamatan Proppo. Namun, berkat kelincahan, ketahanan fisik, dan fokus yang luar biasa, Putri Sholihah berhasil mengungguli lawan-lawannya dan berdiri di podium tertinggi.
Keberhasilan Putri tidak datang begitu saja. Di balik medali emas yang diraihnya, ada kerja keras latihan rutin serta dukungan penuh dari pihak sekolah dan guru pembimbing SDN Tattangoh 2 Bapak H. Yaumul Kurdi.
"Kami sangat bangga atas pencapaian luar biasa dari Putri Sholihah. Ini adalah bukti bahwa dengan kerja keras, disiplin, dan pembinaan yang tepat, siswa kita mampu bersaing dan menjadi yang terbaik," ujar Kepala SDN Tattangoh 2.
Sabtu, 27 September 2025
Selasa, 19 November 2024
Peningkatan Kompetensi Guru Bulan November 2024
Prinsip Dasar Pembelajaran Diferensiasi
- Berpusat pada Siswa
- Guru memahami kebutuhan, minat, dan kemampuan individu siswa.
- Fleksibilitas dalam Metode Pembelajaran
- Guru menyesuaikan strategi, bahan ajar, dan tugas untuk mencapai tujuan yang sama dengan cara yang berbeda.
- Peluang untuk Setiap Siswa Berhasil
- Membantu semua siswa mencapai potensinya dengan memberikan dukungan sesuai kebutuhan mereka.
Aspek Pembelajaran Diferensiasi
Konten (Apa yang Dipelajari)
- Modifikasi: Menyediakan bahan ajar yang sesuai dengan tingkat kemampuan siswa.
- Contoh: Siswa dengan kemampuan lebih tinggi bisa mempelajari konsep yang lebih kompleks, sementara siswa lain fokus pada dasar-dasarnya.
Proses (Bagaimana Pembelajaran Terjadi)
- Variasi: Menggunakan metode yang berbeda seperti diskusi kelompok, pembelajaran mandiri, atau berbasis proyek.
- Contoh: Siswa visual diberi diagram atau grafik, sementara siswa auditori diberikan penjelasan verbal.
Produk (Hasil Pembelajaran)
- Pilihan: Siswa menunjukkan pemahaman dengan cara yang mereka pilih, seperti membuat poster, esai, atau presentasi.
- Contoh: Setelah mempelajari topik, satu siswa membuat video, sementara yang lain menulis laporan.
Lingkungan Belajar
- Fleksibilitas: Mengatur ruang kelas yang mendukung gaya belajar siswa, seperti area diskusi kelompok atau sudut belajar mandiri.
Langkah-Langkah Implementasi Pembelajaran Diferensiasi
Memetakan Profil Siswa
- Lakukan asesmen awal untuk mengetahui kemampuan, minat, dan gaya belajar siswa.
Merancang Rencana Pembelajaran
- Susun kegiatan pembelajaran yang fleksibel dengan berbagai alternatif metode dan media.
Pelaksanaan yang Fleksibel
- Terapkan strategi seperti belajar kelompok, belajar mandiri, atau eksperimen sesuai kebutuhan siswa.
Evaluasi Berbasis Diferensiasi
- Berikan penilaian yang sesuai dengan kemampuan siswa, misalnya penilaian formatif berbasis proyek atau pilihan tugas.
Keuntungan Pembelajaran Diferensiasi
- Memenuhi kebutuhan unik setiap siswa.
- Meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran.
- Mendorong perkembangan siswa sesuai potensinya.
Contoh Penerapan
Misalnya dalam pelajaran Matematika:
- Siswa cepat memahami: Diberikan soal dengan tingkat kesulitan lebih tinggi.
- Siswa sedang: Fokus pada soal dasar dan dibimbing lebih intensif.
- Siswa visual: Diberikan diagram atau visualisasi untuk memahami konsep.
Pembelajaran diferensiasi mendorong guru menjadi fasilitator yang kreatif dan inovatif, memastikan semua siswa berkembang sesuai kemampuannya.
Jumat, 18 Oktober 2024
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1446 H / 2024 M
Pada tanggal 16 Oktober 2024 tepatnya pada pukul 07.30 - 09.30 WIB. telah diadakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, yang turut dihadiri oleh Habib Umar Mauladawilah dan tokoh masyarakat sekitar, serta H. Muhri selaku ketua komite SD Negeri Tattangoh 2.
Tujuan Maulid Nabi bagi siswa yaitu :
Mengenalkan sejarah Nabi Muhammad SAW: Siswa diajak memahami kisah hidup Nabi Muhammad SAW, perjuangannya menyebarkan ajaran Islam, serta teladan dari sifat dan perilakunya.
Membangun cinta kepada Nabi: Dengan memahami akhlak dan perjuangan Nabi, siswa diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta, hormat, dan penghargaan terhadap Nabi Muhammad SAW.
Memperkuat nilai-nilai agama: Maulid Nabi mengajarkan nilai-nilai keislaman, seperti ketakwaan, kasih sayang, dan kesederhanaan, yang penting dalam kehidupan sehari-hari.
Meningkatkan kebersamaan: Peringatan ini sering kali melibatkan kegiatan bersama, yang dapat memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan antar siswa.
- Menanamkan keteladanan: Siswa diajak untuk mencontoh sikap dan perilaku Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan mereka, seperti kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama.
Dengan memahami tujuan Maulid Nabi, siswa dapat mengaplikasikan ajaran-ajaran mulia Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.






.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)